Home > Uang

Era Baru Garuda Indonesia, Momentum Terbang Lebih Tinggi

Garuda Indonesia mencatat kesepakatan penundaan pembayaran utang.
Garuda Indonesia
Garuda Indonesia

Era baru Garuda Indonesia telah datang. Kepak sayap maskapai kebanggaan bangsa ini bakal lebih kuat lagi. Buah hasil kerja keras dan kerja cerdas Kementerian BUMN bersama jajaran Garuda Indonesia.

Seperti dilaporkan, Garuda Indonesia dipastikan mendapatkan kepastian Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU). Hasil voting para pada Jumat, 17 Juni 2022, memutuskan kreditur menyutujui proposal perdamaian Garuda Indonesia.

Dirut Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menyebutkan sebanyak 97,46 persen hasil voting setuju dengan PKPU. Artinya, tingkat kepercayaan kreditur terhadap Garuda masih sangat tinggi.

Garuda Indonesia percaya keputusan tersebut bisa dilewati karena dukungan semua pihak. Garuda berkomitmen melakukan semua kewajiban seperti yang diajukan di dalam proposal perdamaian.

Hasil rapat pengumuman suara atas perdamaian Garuda Indonesia tercatat dari 365 kreditur, yang mengikuti voting secara fisik sebanyak 326 kreditur dan secara daring 39 kreditur. Suara diperoleh total 12.479.432 hak suara.

Berdasarkan data Tim Pengurus PKPU yang dikutip dari situs resmi PKPU, Garuda memiliki total utang sebesar Rp 142,42 triliun dari 501 kreditur. Data itu berdasarkan Daftar Piutang Tetap (DPT) per 14 Juni 2022.

Secara rinci, jumlah tagihan Garuda tersebut terdiri dari daftar piutang tetap kepada 123 lessor sebesar Rp 104,37 triliun. Lalu kepada 23 kreditur non-preferen sebesar Rp 3,95 triliun dan 300 kreditur non-lessor sebesar Rp 34,09 triliun.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyambut gembira atas kesepakatan antara Garuda dan kreditor itu. Ini menjadi momentum Garuda untuk bisa terbang lebih tinggi dan lebih jauh lagi.

Erick mengatakan kesepakan ini menjadi momen penting bagi Kementerian BUMN dan Garuda Indonesia. Sebab, salah satu BUMN yang menjadi entitas kebanggan bangsa yakni Garuda Indonesia telah menyelesaikan pemungutan suara dalam proses PKPU.

Erick bersyukur voting tersebut mendapatkan respons positif dari mayoritas kreditur yang ikut serta dalam proses PKPU. Erick yakin Garuda dapat mencapai threshold suara yang menjadi syarat homologasi.

Erick menyebut hasil tersebut tak lepas dari kerja keras dan dukungan banyak pihak, baik internal maupun eksternal. “Kami mengucapkan terima kasih kepada para kreditur yang telah mendukung Garuda hingga ke titik ini," ungkap Erick.

Dia berharap dukungan tersebut akan terus mengalir hingga tahap di mana Garuda mulai melaksanakan langkah-langkah strategis yang telah dirancang dalam rencana bisnis ke depan. Hal tersebut akan menjadikan Garuda sebagai entitas bisnis yang lebih agile, adaptif, dan berdaya saing.

Erick mengatakan, Garuda Indonesia berkomitmen menjalankan misi menjadi platform penggerak ekonomi bangsa. Selain itu juga melalui peran esensialnya sebagai penyedia akses konektivitas bagi aktivitas ekonomi, pariwisata hingga sosial, dan budaya bagi masyarakat Indonesia.

Garuda Indonesia tidak hanya sebuah perusahaan maskapai penerbangan nasional. Lebih dari itu. Garuda adalah simbol kebanggaan bangsa dan kekuatan negara.

Dengan kesepakatan PKPU ini, Garuda Indonesia harus bisa membuktikan dan menunjukkan segala kekuatannya menjadi pemersatu bangsa dan terus membanggakan Indonesia.

× Image