Home > Teknologi

Apakah AI Bard Bisa Membuat Kesalahan?

Kecerdasan buatan (AI, artificial intelligence) Bard milik Google menjadi salah satu pilihan dalam menggunakan AI.
Bard, mesin AI milik Google yang terus berbenah.
Bard, mesin AI milik Google yang terus berbenah.

Kecerdasan buatan (AI, artificial intelligence) Bard milik Google menjadi salah satu pilihan dalam menggunakan AI. Namun, apakah semua informasi yang diberikan Bard valid dan akurat?

Atas masalah ini, Google memberikan penjelasan bahwa Bard bisa melakukan kesalahan. Menurut Google, AI generatif dan semua kemungkinannya memang menarik tetapi harus diakui teknologi ini masih baru.

Bard merupakan sebuah eksperimen, dan Bard, Google menegaskan, akan membuat kesalahan. Meskipun, kata Google, kualitas Bard menjadi semakin baik setiap harinya, Bard dapat memberikan informasi yang tidak akurat atau bahkan dapat membuat pernyataan yang menyinggung.

Jadi, Google menyarankan untuk memeriksa kembali semua informasi yang diberikan Bard. Bard memiliki alat untuk membantu Anda mengidentifikasi pernyataan yang berpotensi tidak akurat.

Salah satu cara untuk memeriksa kembali respons Bard adalah dengan menggunakan tombol Google. Tindakan ini menggunakan Google Penelusuran (Search) untuk menemukan konten yang membantu dalam menilai dan meneliti lebih lanjut informasi yang diperoleh dari Bard.

Bahkan, Google menyatakan fitur periksa kembali Bard pun dapat melakukan kesalahan. Misalnya, fitur ini dapat menunjukkan bahwa Google Penelusuran menemukan konten yang membuat pernyataan serupa dengan pernyataan yang diberikan Bard.

Namun, konten tersebut bisa jadi sebenarnya bertentangan dengan Bard. Konten webnya mungkin juga tidak akurat.

Kamu harus membaca, meninjau, dan mengevaluasi konten yang diidentifikasi oleh fitur periksa kembali, serta konteksnya dengan cermat.

Google meminta audiens untuk membantu Bard menjadi lebih baik. Google mengandalkan orang-orang untuk memberikan masukan atas jawaban yang tampak tidak benar. Itulah sebabnya Bard memiliki fitur bawaan untuk mengumpulkan masukan-masukan.

Misalnya, ada tandai respons yang baik, tandai respons yang buruk, dan gunakan tombol laporkan masalah hukum.

Intinya, Google meminta kita untuk berhati-hati dengan cara kita menggunakan Bard. Kamu memiliki peluang untuk membentuk Bard bagi orang lain.

Bard akan menggunakan percakapan yang kamu miliki untuk meningkatkan kualitas respons bagi semua orang ke depannya. Jadi, jangan masukkan informasi apa pun yang tidak ingin dilihat oleh peninjau atau dipakai Google.

JANGAN LEWATKAN:

Ilmuwan Tegaskan AI Prediksi Umur Manusia tidak Bisa Dipakai untuk Manusia Nyata

Ini 6 Alasan Mengapa Kecerdasan Buatan (AI) Penting Bagi Manusia

Bahaya ChatGPT, Kecerdasan Buatan (AI) Milik Microsoft

× Image